Welcome to my blog prabususeno.blogspot.com | Look it, read and enjoy ^_^ | Inspiration is my self | NO COPY NO PASTE !!!

Jumat, 08 Maret 2013

Penyesalan Itu Pasti Akan Datang

    Hey guys, ketemu lagi nih sama ane hehehe. sekarang kita akan membahas tentang "penyesalan". Apa sih yg di maksud dengan penyesalan ? Menurut ane nih, penyesalan itu adalah akibat perbuatan yang tidak memikirkan resikonya terlebih dahulu. Kalo menurut agan-agan dan nona-nona apa nih ?

  Kenapa yah penyesalan pasti datangnya terakhir, dan bukan di depan ??? Ini adalah tanda tanya besar "?". Kalo datangnya di depan itu bukan penyesalan gan, tapi pendaftaran hahaha #piss :D.
    Adanya penyesalan itu di sebabkan ada beberapa faktor atau perbuatan gan, khususnya penyesalan pada suatu hubungan, ya seperti pacaran gitulah hehehe. Ini nih faktor-faktornya, mohon di simak dan di cerna :


1. Tidak memikirkan saat mengambil keputusan , yg ini nih gan yang banyak di sekitar kita banyak yang mengalami. Seperti saat menentukan pilihan pasangan, kan banyak tuh yg milih-milih tapi tanpa mengetahui resikonya, ane juga pernah ngalamin nih noh hehehe (curhat) :p


2.  Terlalu mementingkan keinginan sendiri alias egois tingkat tinggi, sifat ini sangat merugikan orang lain khususnya orang yg di tinggalkan seperti mantan pacar hehehe :D

3. Lebih mengutamakan "hawa nafsu" dari pada keinginan hati. Ini yg membuat suatu kepercayaan acur lebur karna di kalahkan oleh hawa nafsu atau keinginan yg mubazir.

4. Tidak menghiraukan orang-orang di sekeliling nya, alias memusatkan di 1 orang. Ini sifat yg sangat buruk yang mendominasi adanya penyesalan.

5.  Melampiaskan kepada orang lain, pelampiasan ini bisa menjadi sebagai ajang "balas dendam" tetapi balas dendam dengan orang yang salah yaitu orang yang terdekat dengannya. Ane juga pernah nih gan menjadi ajang balas dendam dari seseorang hehehe dan itu engga enak loh pemirsa -_-"

6.  Membandingkan rasa dengan orang yang berbeda, ini sih tidak terlalu menimbulkan resiko tetapi dengan ini kita sama saja membandingkan orang yang berbeda latar belakangnya.

   Jadi apa nih gan kesimpulannya, gini nih sebenernya sebelum kita mengambil keputusan sebaiknya kita menengok faktor-faktor yang di atas tersebut agar tidak ada yang di rugikan maupun yang di untungkan. Dan juga jangan terpengaruh oleh hawa nafsu dan emosi belaka, untuk mengatasi itu sebaiknya diam dulu sejenak dan fikirkan resiko yang di timbulkan.

     Saat penyesalan kita rasakan sebaiknya jangan terlarut-larut dalam penyesalan, intropeksi diri dan melakukan perubahan, entah di diri sendiri atau pikiran sendiri, yang penting penyesalan itu tidak menjadi "alasan" untuk tidak menjalani kehidupan dengan semestinya.

   Dengan adanya suasana baru, kerabat dan pikiran yang jernih, kita bisa melupakan penyesalan itu agar kehidupan kita menjadi normal kembali. Dan jangan sampai kita meluapkan penyesalan itu ke orang lain, ini termasuk tindakan pelampiasan yang terdapat di bagian atas tadi, sebaiknya lupakan semua kejadian yang telah berlalu, bangkit dari keterpurukan dan lebih semangat untuk menghadapi masa depan yang lebih indah.

nb : Semua gambar di ambil dari Google[dot]com

Rabu, 06 Maret 2013

Bijak Itu Pilihan Dan Dewasa Itu Naluri

        Menurut bahasa bijak itu kata-kata mutiara yg bisa di bilang kata-kata orang dewasa. Sedangkan menurut istilah bijak itu sebuah tindakan yang menganggap semua itu ada segi positif, meskipun itu adalah cobaan.
        Apakah anda tau apa itu dewasa ? dewasa itu tidak tergantung oleh umur loh (y)
Dewasa menurut ane nih, dewasa itu mengambil keputusan dengan melibatkan emosi juga, alias tidak hanya mengambil keputusan dengan logika. Dan dewasa itu diterapkan tidak hanya di saat gentir saja (mengambil
keputusan), kedewasaan juga di butuhkan pada sehari-hari.

        Khususnya pada menjalin hubungan, kedewasaan dan kebijakan itu sering di butuhkan.
Selain kedewasaan dalam suatu hubungan itu perlunya kepercayaan karna jika hubungan tidak di dasari kepercayaan, maka hubungan itu akan mudah renggang atau bahkan bisa putus di saat sedang manis-manisnya.
    Sedangkan bijak berperan sebagai "Ide Pokok" dalam terbentuknya sikap dewasa tersebut. Sehingga bijak itu bisa di bilang sebagai pondasi terbentuknya kedewasaan di setiap pemikiran orang lain.

   Ada juga orang yang mengaku atau ingin di anggap "Dewasa", hal ini saya pernah mengalami berpacaran dengan orang yg "mengaku-ngaku" sudah dewasa. Karna sesungguhnya itu dewasa bukan kita yang menentukan tetapi cara pandang orang lain.

     Ane aja tidak melihat ciri-ciri dewasa di dalam sifat dia, gimana bisa dia menyimpulkan kalau dia sudah dewasa ? Ini adalah pertanyaan terbesar yang harus di selidiki !!! Kalau memang sudah dewasa, dia tidak akan melampiaskan kekesalannya di masalalu (mantan) dengan orang yg di dekatnya (pacarnya=sebagai pelarian saja) itu adalah sifat yg sangat bertolak belakang oleh sifat kedewasaan.
   
    Dewasa menurut ane itu naluri dari hati dan pikiran, bukan pilihan dari logika. Saat kedewasaan itu muncul rasa keikhlasan dan kerelaan itu ada di sifat seseorang. Meskipun ia tersakiti, kalau dia sudah dewasa dia tidak akan membeci apalagi menghujat orang yang sudah menyakitinya. Tidak ada sifat kedewasaan yang di gunakan untuk membeci, menghujat dan menjelek-jelekan (orang yang dahulu di sayang).

    Dewasa juga mengakui kesalahan dan menghindari penyesalan, karna kesalahan itu tidak untuk disesalkan tetapi untuk pelajaran dan pengalaman agar kita tidak gagal kembali di masa yang akan datang. Sesuai pepatah mengatakan "Pengalaman adalah guru yang baik", guru yang baik saja belum tentu berpengalaman.

    Kriteria orang mana yang sudah dewasa atau yg "ngaku-ngaku" sudah dewasa itu terlihat saat dia menghadapi masalah. Apakah dia hadapi masalahnya ? lari dari masalah ? atau melampiaskan masalah tersebut ke orang lain (looser!). 

    Jangan malu jika dulu kamu di bilang "alay", karna alay itu langkah menuju suatu kedewasaan (kata abang ane nih si raditya dika) hehehe. Tapi setelah ane pikir-pikir yg dia bilang itu ada benarnya juga, orang yang alaynya lama itu orang yang bisa mendewasakan dirinya dengan sendirinya tanpa perantara (cobaan) terlebih dahulu. Dan jika alaynya keterpanjangan, wah mungkin alay yg seperti ini belum ada obatnya hahahaha #piss :D

    Intinya adalah bijak itu sebuah pilihan, apakah engkau ingin bijak, entah bijak di bidang percintaan, motivasi atau segala hal ? Itu terdapat di diri anda masing-masing. Sedangkan dewasa itu sebuah rasa dari naluri diri anda sendiri, dewasa itu tidak bisa di paksakan. Jika anda belum menjadi seperti dewasa, jadi lah
orang labil yang bijak.

nb : Semua gambar di ambil dari Google[dot]com

Pria Menghormati Dan Wanita Menghargai

Hey agan agan...
Ane orang baru nih dalam dunia blogger, jadi maaf yee kalo artikelnya rada ngawur hahahaha :D

Jadi kita ingin membicara kan apa nih ?
Gimana kita untuk mendiskusikan tentang pacaran anak jaman sekarang yang bisa di bilang "udah wajar".

Jujur aja ne gan, ane udah berulang kali pacaran dan rata2 itu ane yg memulai dan dia yg menghentikan.
Terus menerus ane kejadian seperti itu gan. Setelah ane selidik demi selidik ada faktor2 yang membuat ane "kecolongan". hehehehe


Di antaranya  ininih gan : 
Yang pertama, wanita itu engga suka di atur2 gan, karna wanita itu di jaga perasaannya gan bukan mengatur2 hidupnya, ibunya aja tidak sebawel kita, lah kita ? hahaha baru jadi pacarnya aja udah bawelnya minta ampun, ini nih harus di kurangin untuk yg berpacaran gan. 

yang kedua, wanita itu di berpikir dengan emosi gan dan pria itu berpikir dengan logika, jadi jangan berpikir kalo wanita itu butuh banyak pengorbanan karna wanita itu asal pikirannya berbeda gan sama pria. Jangan terlalu banyak berkorban juga ban, karna takutnya itu wanita malah jadi ngelunjak dan tidak menghargai kita sebagai kaum pria hohohoho

yang ketiga, wanita itu sifatnya lembut gan. jadi jangan kasar sama wanita apalagi sampe maen tangan, wah itu mah namanya KDRT gan hahahaha :-P

yang keempat, wanita itu engga suka pria lebay dan tidak punya pendirian gan alias yg ngalor ngidul, jadi pria itu seharusnya mengayomi dan memimpin wanita agar menjadi dewasa dan bukan malah merusaknya seperti benda sekali pakai -_-"

yang kelima nih gan, wanita itu engga suka denger curhatan tentang mantan pacar si pria nih gan. Secara kan itu pria udah pacaran sama si wanita kenapa jadi flashback bareng sama pacarnya :-/

Dan untuk wanita juga nih ane punya saran-saran agar menghargai pengorbanan pria, kan biar enak "Pria menghormati dan wanita menghargai",

1. Jangan ngeliat seberapa besar pengorbanan si pria untuk mu neng, karna pria itu punya keterbatasan juga, dalam segi materil dan masih banyak lagi,

2. Jangan menganggap remeh perngorbanan pria sekecil mungkin, karna sekecil2nya pengorbanan itu pasti ada yg harus di korbankan contohnya saja waktu. iya kan ???

3. Hargailah pengorbanan pria, meskipun pengorbanannya tidak yg kamu inginkan alias berlawanan dari yg di inginkan

4. Dan yg ini yg sering memBEBANkan pria pada saat, wanita meminta sesuatu yg tidak bisa di berikan oleh si pria. Biasanya itu wanita seperti ini wanita yg bisa di bilang matre dan takut akan kehilangan si pria, jadi dia ingin meminta pengorbanan yg berlebihan ke si pria. Dan secara engga langsung pengorbanan ini bisa mencakup harga diri juga -_-"

Sebaiknya hal itu semua di hindarkan gan agar hubungan agan2 dan nona nona

Ane rasa cukup dulu deh gan masukan dari ane, kita lanjutkan di slide besok lagi, okeh :D

Oh iya gan, maaf kalo ada bahasa yg sumbing di dengar, ma'lum ane kan wong ndeso (kalo engga tau, cari aja di google) hahahaha :-P

nb : Semua gambar di ambil dari Google[dot]com